Esquire Theme by Matthew Buchanan
Social icons by Tim van Damme

15

Apr

10knotes:


This post has been featured on a 1000notes.com blog.

10knotes:

This post has been featured on a 1000notes.com blog.

(Source: observando)

08

Feb

Traveling - it

Traveling––it makes you lonely, then gives you a friend.
Traveling––it offers you a hundred roads to adventure, and gives your heart wings.
Traveling––it leaves you speechless, then turns you into a storyteller.
Traveling––it offers you a hundred roads. How does a holy man know the one you’ll take?
Traveling––it had captured my heart, and now my heart was calling me home.
Traveling––it gives you a home in a thousand strange places, then leaves you a stranger in your own land.
Traveling––all you do is take the first step.

(Ibn Battuta)

repost from sepatumerah.net

26

Jan

Analogi cinta,kentut,dan angkot

Cinta itu,sederhana..seperti kentut.

Cinta itu kayak kentut. Ditahan sakit,dikeluarin malu.

Cinta itu kayak kentut. Keluar dengan sendirinya,tak bisa disembunyikan.

Cinta itu kayak kentut. Bisa menyerang siapa aja.

Cinta itu kayak kentut. Hanya memberi tak harap kembali.

Cinta itu kayak kentut. Terkadang, kita malu mengakuinya.

Cinta itu kayak kentut. Bisa memabukkan sepasang makhluk Tuhan.

Cinta itu kayak kentut. Tak tampak wujudnya, tapi jelas adanya.

Cinta itu alamiah, berjalan dengan sendirinya. Begitu juga kentut. Jadi,cinta adalah kentut.

Cinta tak mengenal umur. Kentut pun tak mengenal umur. Jadi,cinta itu kayak kentut.

Cinta itu simpel kan? Nah,yang gue masih heran,kenapa sih masih ada orang yang jomblo? Awalnya gue nggak begitu ngerti, tapi setelah gue telusuri lagi,gue baru sadar. Nyari pacar itu emang ribet…

Nyari pacar itu kayak nyari angkot. Nunggu,antri,usaha,ngejer,belum tentu dapet.

Nyari pacar itu kayak nyari angkot. Bisa disalip. Tergantung nasib.

Nyari pacar itu kayak nyari angkot. Walaupun udah sering tapi masih bisa salah pilih angkot.

Nyari pacar itu kayak nyari angkot. Nggak ada angkot baru,yang lama pun nggak apa-apa.

Nyari pacar itu kayak nyari angkot. Kadang angkot yang kita mau udah dinaikin orang.

Nyari pacar itu kayak nyari angkot. Terkadang kita naikin angkot yang udah pernah dinaikin temen kita, begitu pula sebaliknya.

Kadang kita sedih ngeliat temen satu persatu udah dapet angkot. 

Ada saatnya kalian harus bertanya pada driver yang tak kunjung berlabuh “Mau dibawa kemana angkot kita?”

Long Distance Angkotship itu nggak ada. Ngapain nunggu angkot jauh jauh kalo di deket kita banyak angkot lain?

Daripada ngantriin angkot yang udah penuh,mendingan cari angkot yang masih kosong kan?

Pacaran itu kayak naik angkot. Kadang sampai tujuan,kadang berhenti di tengah jalan.

Dapet pacar itu kayak dapet angkot. Udah lega sendirian,takut lagi dinaikin sama orang lain

Nyari pacar itu kayak nyari angkot. Pas udah naik baru nyadar kalo kita diduain,tigain,empatin.

 

(Poconggg Juga Pocong 78-81)

“kata orang, pacaran itu harus saling mengisi. Kalo sifat dan karakternya sama dengan pasangannya,berarti kekosongan dan kekurangan mereka nggak akan pernah terisi.malah dengan perbedaan akan saling melengkapi,setiap celah bisa terisi dengan perbedaan tadi.

Ribet kan? siapa suruh pacaran?”

 -Poconggg-

Repost from Laily Apriyanti

21

Jan

David Villa watching the CDR Quarterfinals, 1st leg vs. Malaga.

(Source: mrsvillaa)

19

Jan

Rindu Yang Mengetuk

perkenalkan aku rindu dan kau pintu

sepanjang hari aku berdiri di sini,

mengetuk helai air mata di pipiku tak lagi mekar

mereka ramai digerogoti ulat

aku rindu dan kau pintu

aku mendentumkan kepalaku ke dinding-dinding

supaya bunyinya sampai ke hatimu

semakin hari bunyinya semakin lelah

lalu aku pun padam

padahal aku rindu

pulang pada pintumu yang terkunci

-Perempuan Sore-

30 Hari Menulis Surat Cinta #5

Mencari Kekasih

aku ini berlari
mencari kekasihku di awan
diantara bulir hujan
juga mendungnya bintang

hei itu dia!
persis di atas kepala
kekasihku sedang merekah
ia mengenakan gaun merah

siapakah itu di sampingnya
seorang perempuan jelita
lalu aku patah
hancur bagai remah
tenggelam

-Perempuan Sore-

30 Hari Menulis Puisi #2

Untuk Rasa Kangen

Hai Kangen. 

Apa kabar kamu? Aku kangen. 

Kalau dimana-dimana selalu ada kamu, Mungkinkah itu yang dinamakan kangen?
Jadi hari ini bahkan baumu ada diantara lagu-lagu yang dinyanyikan. 

Kangen itu semacam tangga lagu bisu tanpa lirik.

Kangen itu semacam selipan-selipan bon makan. Bekas makan berdua.

Kangen itu semacam kunyahan kue kering yang seret di mulut tanpa teh manis.

Kangen itu semacam tiap beberapa detik selalu ngecek hape.

Kangen itu seperti ingin sekali bermain hashtag di twitter. Apa daya waktu online-nya hanya sebentar.

Kangen itu seperti langit tidak berbintang. Tidak segemerlap biasanya.

Aku kangen. Telepon dong. Mention please. DM juga boleh.

Kangen itu seperti ingin mention. Tapi deg-degan.

-Perempuan Sore-
30 Hari Menulis Surat Cinta #23

Untuk Hati Yang Luka

Mau taruh setiap hati yang luka ke dalam tanganMu. Pulihkan atau hancurkan sekalian, lalu bentuk yang baru.

Hai, hati yang luka. Saya tidak akan mengabaikanmu. Saya akan memelukmu, membalutmu, merawatmu sampai kamu sembuh.

Kalau hatimu luka, mungkin artinya ia sedang beranjak dewasa. Biarkan ia luka, biarkan ia dewasa.

Kalau hati sedang beranjak dewasa, mungkin ia juga akan mens pertama, tumbuh jerawat. Ia tidak kanak-kanak lagi.

Kalau hati sedang beranjak dewasa, ia mulai naksir-naksiran, punya pacar pertama, punya ciuman pertama.

Kalau hati sedang beranjak dewasa, ia gampang luka, ia gampang patah. Tapi dengan proses itu, ia akan tumbuh mejadi hati yang kuat.

Kalau hatimu luka, ia sedang belajar untuk menjadi kuat.

Kalau hatimu patah, ia sedang belajar untuk menopang lebih tangguh.

Kalau hatimu luka, mencintailah lebih banyak. Lebih penuh..

Hallo, hati yang luka. Kita akan melewati ini bersama. Tenanglah, kamu tidak sendirian. 

Mari bergandengan tangan.

-Perempuan Sore-
30 Hari Menulis Surat Cinta #19

27

Nov

10knotes:

Follow this blog, you will love it on your dashboard